Selain beberapa alasan untuk menggunakan Trans Jogja sebagai pilihan transportasi dalam kota Jogjakarta, ada pula beberapa pertimbangan lain mengapa kadang Trans Jogja bukan merupakan pilihan terbaik. Berikut ini adalah beberapa kondisi/alasan mengapa Trans Jogja tidak selalu menjadi alternatif transportasi dalam kota yang terbaik untuk digunakan.
•Trans Jogja tidak bebas dari kemacetan
•Jarak waktu antar armada kadang tidak pasti
•Bisa terjadi perpindahan rute/jalur
•Penuh sesak
•Jumlah halte dan armada yang masih terbatas
Trans Jogja tidak bebas dari kemacetan
Jalur yang dilalui oleh armada Trans Jogja sama dengan jalur jalan kendaraan lainnya. Ini berbeda dengan misalnya jalur Transjakarta di Jakarta. Hal ini mengakibatkan Trans Jogja juga akan ikut dalam kemacetan jalan. Ini berpengaruh dalam hal ketepatan waktu perjalanan. Kondisi jalan di Jogjakarta yang rata-rata memang tidak terlalu lebar sulit untuk mengkondisikan Trans Jogja memiliki jalur sendiri.
Jarak waktu antar armada kadang tidak pasti
Ini kadang dipengaruhi oleh kemacetan yang terjadi. Idealnya — menurut jadwal — jarak antar armada dalam 1 (satu) jalur adalah sekitar 15 menit. Toleransi antara 15-20 menit. Namun, dikarenakan mungkin karena kemacetan, atau tidak samanya kecepatan antar armada, bis dapat berhenti di halte dengan jarak yang lebih lama. Atau, kadang bisa juga lebih cepat.
Penyebab lainnya adalah ketika jalur yang biasa dilalui armada Trans Jogja tidak dapat dilalui misal karena ada penutupan jalan. Dalam kondisi ini, Trans Jogja akan melewati jalur alternatif atau keluar dari jalur biasanya sehingga kadang tidak melewati halte yang seharusnya.
Bisa terjadi perpindahan rute/jalur
Karena tidak adanya jalur khusus untuk Trans Jogja, kemungkinan yang mungkin muncul adalah pemindahan rute. Hal ini misalnya dikarenakan adanya penutupan jalan.
Kawasan Malioboro adalah salah satu daerah yang paling sering mengalami penutupan jalan — jika dibandingan dengan kawasan lainnya. Misalnya jika di sepanjang jalan Malioboro ada perayaan, festival atau acara seperti karnaval.
Secara otomatis, semua halte yang ada di kawasan tersebut tidak dioperasikan. Sebagai konsekuensi, Trans Jogja akan dialihkan ke jalur lain yang mendekati dengan jalur yang mengalami penutupan. Hal ini mengakibatkan penumpang bisa turun di lokasi yang relatif lebih jauh dengan halte tujuan.
Penuh sesak
Jika dibandingan dengan animo masyarakat untuk menggunakan sarana Trans Jogja dengan ketersediaan armada, maka sering kali terjadi armada Trans Jogja akan penuh sesak. Walaupun ini sering kali hanya terjadi di jalur, rute, atau waktu tertentu saja.
Kadang penuh sesak ini karena ada beberapa armada yang melalui halte-halte transit. Setelah penumpang turun di halte transit, ada kemungkinan armada akan sedikit lebih sepi. Dikarenakan jumlah armada yang bisa dikatakan kurang, maka armada Trans Jogja bisa saja mengangkut penumpang yang cukup banyak.
Sampai saat ini, seringnya armada penuh sehingga penumpang di beberapa halte ada yang tidak terangkut karena belum ada mekanisme bahwa penumpang yang naik diatur jumlahnya.
Jumlah halte dan armada yang masih terbatas
Ini adalah kondisi yang telah menjadi masukan dari pengguna Trans Jogja. Sejak diluncurkan pertama kali, jumlah penumpang dan halte telah mengalami peningkatan yang cukup besar. Namun, hal ini tidak diimbangi dengan penambahan halte — yang membuat jarak antar halte bisa lebih dekat — dan jumlah armada.
Kota Jogjakarta merupakan kota wisata, sehingga sering terjadi peningkatan jumlah penumpang ketika Trans Jogja dimanfaatkan sebagai pilihan moda transportasi bagi wisatawan.
jordan 4 laser jordan 10 bleached turquoise laser 4s bred 13s jordan 5 metallic silver jordan 10 chicago bred 13s hare 7s midnight navy 5s jordan 5 midnight navy
jordan 10 double nickel laser 4s double nickel 10s low bred 11s jordan 10 double nickel jordan retro 4 jordan 10 double nickel jordan 10 double nickel laser 4s jordan 4 laser
Situs informasi tentang Trans Jogja
Proudly powered by WordPress